Suami Tidak di Rumah Saat Kejadian, Ternyata Cari Uang Demi Penuhi Istri Ngidam Bebek





Niat AY, suami DN, bahagiakan istri yang sedang hamil muda berubah jadi cerita pilu.

Seperti yang telah ramai diberitakan, DN adalah ibu muda korban perkosaan, sekaligus harus kehilangan Rangga karena putranya itu mencoba melindungi sang ibu dari pemerkosa.

Pada malam naas itu, AY kebetulan sedang tidak di rumah.

Ia bekerja mencari udang sampai menjelang pagi demi mendapat uang dan menuruti ngidam istrinya yang sedang hamil.

AY menyebutkan, ia butuh uang saat itu, karena Istrinya korban DN yang sekarang sedang hamil 4 bulan kepingin makan daging bebek.

Maka AY bermaksud pulang agak pagi di malam naas itu, supaya banyak dapat udang dari hasil menjalanya. Dan AY berniat hasil penjualan udang itu akan dijual, sedangkan uangnya akan dibeli gulai bebek buat istrinya.

Namun sebelum ia sempat membeli daging bebek pesanan istrinya itu, dia mendapat kabar kejadian menimpa istrinya DN dan anak tirinya, Rangga.

Berita duka itu ia dengar pada saat AY masih di Gampong Birem Bayeun dan hendak pulang usai menjala udang di sungai.

Diakui AY, istrinya DN pernah mengatakan kepada AY, bahwa berapa minggu sebelumnya ada orang yang mengintip di rumahnya saat malam hari, sebelum AY pulang dari sungai.

Sosok Rangga di Mata Ayahnya: Masih Kecil Tapi Pemikirannya Dewasa


Fadly Fajar (30), masih belum dapat melupakan anaknya, Rangga.

Rangga menjadi korban pembunuhan saat menyelamatkan ibunya dari pemerkosa ibunya di daerah Bireum Bayeum, Aceh Timur pada Sabtu (10/10/2020) dini hari.

Di kediamannya di Jalan Bunga Terompet, Kelurahan PB Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Fadly Fajar terus mengingat anaknya saat melihat foto-foto kebersamaannya yang tersimpan rapi di akun media sosialnya.

"Aku terus teringat sama anakku, Rangga.

Itu kan tersimpan semua di FBku, dia itu sosok pendiam dan tegas.

Dia juga sangat dekat dengan ibunya," ujarnya kepada tribunmedan.id, Senin (19/10/2020) di kediamannya.

Fadli Fajar menyampaikan bahwa Rangga berangkat tidak lama setelah Rangga merayakan ulang tahunnya yang ke-10.

Pada acara ulang tahunnya, Fadly Fajar memberikan sebuah mainan mobil bagi Rangga karena dia dikenal sebagai anak yang suka bermain mobil-mobilan dan bersepeda.

Di mata Fadly Fajar, Rangga adalah sosok yang dewasa, berani mengambil sikap saat ibunya ingin diperkosa oleh orang lain.

"Saya yakin seperti itu, dia itu dekat dengan ibunya.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel